Tampilkan postingan dengan label paling megah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label paling megah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Mei 2014

5 Kuburan Paling Megah Di Dunia

5 Kuburan Paling Megah Di Dunia - Makam adalah tempat persemayaman terakhir jasad manusia. Biasanya hanya berupa sepetak tanah yang disertai dengan batu nisan sebagai penanda. Tetapi kadang sebuah makam dibangun dengan mewah untuk menunjukkan status si mendiang selama hidupnya. Semakin tinggi status sosial mendiang, semakin megah pula kuburan yang disiapkan untuknya.

Sementara itu tokoh-tokoh dunia yang kiprahnya semasa hidup membawa dampak besar bagi sejarah selalu dimakamkan di lokasi tersendiri yang dibuat dengan biaya besar.

Kuburan-kuburan seperti ini biasanya dibuat megah, dengan arsitektur yang rumit dan bernilai seni tinggi untuk menghargai jasa sang tokoh semasa hidupnya. Karena keindahan dan kemegahannya itulah biasanya kompleks pemakaman orang-orang terkenal dijadikan situs sejarah, museum, atau objek wisata.

Nah, berikut 5 Kuburan Paling Megah Di Dunia, dilansir dari Touropia dan Huffington Post.


1.Piramida Agung Giza, Mesir


Kuburan Paling Megah



Pasti Anda sudah sering mendengar kemegahan kuburan yang satu ini. Piramida Agung Giza, situs sejarah tertua yang menjadi bagian dari Tujuh Keajaiban Dunia ini adalah bagian utama dari kompleks pemakaman sekaligus tempat pemujaan bagi Firaun Khufu.

Saking besarnya, diperkirakan perlu 10 sampai 20 tahun untuk membangun piramida ini. Selama 3.800 tahun Piramida Agung Giza memegang gelar sebagai struktur buatan manusia tertinggi di dunia.


2.Monumen Makam Kaisar Qin Pertama, China


Kuburan Paling Megah


Nama resmi situs monumen makam yang satu ini adalah Monumen Makam Kaisar Qin Pertama. Letaknya di Distrik Lintong, Xi'an, Provinsi Shaanxi, China. Monumen makam ini dibangun untuk menyimpan jasad Qin Shi Huang, kaisar yang mendirikan Dinasti Qin.

Dibangun di dasar bukit setinggi 76 meter yang berfungsi sebagai nisan penanda, pembangunannnya memakan waktu 38 tahun, dari tahun 246 SM sampai 208 SM.Kompleks pemakaman ini meliputi area yang sangat luas, sampai sekarang belum seluruhnya berhasil digali.

Tetapi patung-patung prajurit teracotta yang konon ditempatkan di sekitar makam untuk menjaga jasad sang raja sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Jumlahnya mencapai 8.000 patung. Belum lagi 130 kereta beserta 670 patung kuda yang juga ikut dikubur di dalamnya. Sementara itu makam sang kaisar sendiri masih belum berhasil digali.


3.Shah-i-Zinda, Uzbekistan


Kuburan Paling Megah


Shah-i-Zinda merupakan salah satu monumen makam yang paling terkenal di Asia Tengah, yang berlokasi di timur laut Uzbekistan. Situs ini meliputi tiga kompleks bangunan utama yang terhubung oleh jalur dengan empat lengkungan.

Kompleks pertama menurut perkiraan dibangun pada abad 11-12. Sementara kompleks kedua diperkirakan dibangun pada abad 14-15.Shah-i-Zinda sendiri berarti 'raja yang hidup'. Istilah ini berkaitan erat dengan legenda mengenai Kusam ibn Abbas, sepupu Nabi Muhammad SAW yang dipenggal.

Konon ia mengambil kepalanya sendiri lalu membawanya ke sumur yang dipercaya sebagai pintu menuju surga dan hidup abadi di sana.


4.Castel Sant'Angelo, Italia


Kuburan Paling Megah


Monumen makam ini didedikasikan untuk Hadrian, tetapi lebih dikenal dengan nama Castel Sant'Angelo. Bangunan berbentuk lingkaran yang dilengkapi dengan menara ini pembangunannya diperintahkan oleh sang raja sendiri untuk menyimpan sisa jasadnya bila dia meninggal nanti.

Abu Hadrian ditempatkan di bangunan megah ini setahun setelah kematiannya, sekalian dengan abu anak angkatnya dan permaisurinya, Sabina. Jenazah keturunan-keturunan Hadrian selanjutnya juga disemayamkan di sini. Bangunan megah ini sempat beralih fungsi beberapa kali. Pernah dijadikan puri, benteng, dan sekarang dijadikan museum.


5.Basilika Santo Petrus, Vatikan


Kuburan Paling Megah


Basilika Santo Petrus merupakan gereja terbesar di dunia. Bangunan dengan arsitektur Renaissance ini menjadi tempat peribadatan utama bagi umat Katolik di seluruh dunia.

Bangunannya memiliki tinggi 138 meter dan didirikan pada tahun 1506. Michaelangelo dan Raphael, dua seniman terkenal dalam sejarah tercatat sebagai arsitek gereja tersebut. Di basilika ini bersemayam jasad Santo Petrus. Karena itulah namanya diabadikan sebagai nama gereja tersebut.



Senin, 24 Maret 2014

6 Gedung Opera Paling Megah Di Dunia

6 Gedung Opera Paling Megah Di Dunia - Gedung opera merupakan tempat terselenggaranya berbagai pertunjukan seni, mulai dari teater, opera, sampai balet. Tak hanya seni yang ditampilkan di sana yang menjadi daya tarik bagi pengunjung. Bangunannya sendiri kerap menjadi sumber kekaguman, karena sebagian besar gedung opera memang sengaja dibangun dengan arsitektur yang rumit. 

Dulunya gedung opera adalah simbol bagi kemajuan peradaban dan budaya suatu kota. Para bangsawan dan kaum terpandang biasa melakukan kegiatan sosial di tempat itu. Untuk mewakili kebanggaan kota, jadilah gedung-gedung opera dibangun dengan kemewahan dan arsitektur bernilai seni tinggi. 

Meskipun sekarang gedung opera lebih diutamakan untuk pertunjukan seni saja, tetapi Anda masih bisa menikmati sisa-sisa kejayaan yang tergambar dari keanggunan interior dan eksteriornya. Berikut kami sajikan untuk Anda 6 Gedung Opera Paling Megah Di Dunia seperti direkomendasikan Touropia.


1. Gedung Opera Sydney, New South Wales, Australia

Gedung Opera Sydney
Sumber Foto : merdeka.com

Gedung Opera Sydney merupakan salah satu landmark Australia, atau lebih tepatnya landmark kota Sydney. Gedung ini memiliki tinggi 185 meter dan lebar 120 meter. Bentuknya yang seperti cangkang keong, mirip Teater Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah merupakan hasil rancangan Jorn Utzon. Gedung ini dibangun sejak tahun 1959 dan membutuhkan sekitar 10000 pekerja untuk membangunnya. 6222 Meter persegi kaca yang khusus didatangkan dari Prancis merupakan bagian tak terpisahkan dari gedung ini.

Gedung Opera Sydney meliputi 1000 ruangan. Yang paling luas adalah concert hall, memuat 2679 kursi. Sedangkan yang terkecil adalah Utzon room, ruang serba guna dengan kapasitas 210 pengunjung yang dinamai sesuai dengan nama sang arsitek. Di concert hall Gedung Opera Sydeny terdapat organ raksasa yang tercatat sebagai organ mekanik terbesar di dunia. Sekadar informasi, pembuatan organ tersebut memakan waktu selama sepuluh tahun.

Meskipun disebut gedung opera, tetapi bangunan ini juga menjadi tempat penyelenggaraan berbagai pertunjukan seni seperti balet, teater, dan orkestra. Kurang lebih 3000 acara digelar di gedung ini setiap tahunnya. Salah satunya ajang binaraga Mr. Olympia 1980 di mana Arnold Schwarzenegger keluar sebagai pemenang.


2. Bolshoi Theatre, Moskow, Rusia

Bolshoi Theatre
Sumber Foto : merdeka.com

Bolshoi Theatre merupakan salah satu gedung opera yang paling populer di seluruh dunia. Tempat ini merupakan rumah bagi Bolshoi Opera dan Bolshoi Ballet, akademi balet yang sangat disegani di dunia seni. Bolshoi Theatre sempat diresmikan pada tanggal 20 Oktober 1856, tepat pada hari penobatan Tsar Alexander II. Bangunan tersebut didesain oleh Joseph Bove. Arsitekturnya merupakan perpaduan antara gaya Renaisans dan Byzantium.

Bolshoi Theatre dirobohkan dan dipugar berkali-kali. Bangunan awalnya yang didirikan pada tahun 1790-an masih sangat sederhana, hanya terbuat dari batu bata. Sementara eksterior dan interiornya yang sekarang dirancang oleh arsitek Andre Mikhailov. 

Bolshoi Theatre terkenal sebagai tempat pertunjukan bagi kesenian tingkat tinggi. Banyak maestro dunia yang mengadakan pertunjukan perdana dari mahakarya mereka di tempat ini. Sampai sekarang pun hanya kualitas karya-karya yang dipertunjukkan di tempat ini masih diakui para kritikus dunia. Karena itulah tiket masuk ke Bolshoi Theatre dipatok dengan harga yang tinggi.


3. La Scala, Milan, Italia

La Scala
Sumber Foto : merdeka.com


Nama resminya adalah Teatro alla Scala yang berarti teater di anak tangga. Seperti halnya Bolshoi Theatre, gedung ini juga dikenal sebagai tempat lahirnya seniman besar dunia. Musisi terkenal yang pernah mengadakan pertunjukan di sini antara lain konduktor Arturo Toscanini, Giuseppe Verdi, violinis Vincenzo Bellini, solois Maria Callas, Renata Tebaldi, Giacomo Puccini, dan Niccolo Paganini.

Auditorium La Scala berkapasitas 3000 penonton. Ribuan kursi ditampung dalam 678 bilik. Musim pertunjukan dibuka saat musim dingin, tepatnya pada tanggal 7 Desember, bersamaan dengan hari St. Ambrose. Pengaturan tersebut dimaksudkan untuk menghormati St. Ambrose sebagai santo pelindung kota Milan.

Gedung dengan arsitektur bergaya neoklasik ini mengalami pemugaran besar-besaran sejak tahun 2002 sampai tahun 2004. Selain auditorium, di dalamnya juga terdapat Museo alla Scala atau Museum Teater La Scala. Museum tersebut menyimpan koleksi lukisan, patung, kostum-kostum serta dokumen yang berhubungan dengan opera yang pernah dipentaskan di sana.


4. Teatro Amazonas, Manaus, Brazil

Teatro Amazonas
Sumber Foto : merdeka.com

Gedung opera yang terdiri dari tiga lantai ini mungkin tidak semegah tiga gedung opera sebelumnya. Tetapi yang membuat Teatro Amazonas istimewa adalah lokasinya yang terletak di Manaus, tepat di jantung hutan Amazon. Gedung ini dibangun pada tahun 1884. Pembangunannya dibiayai dari hasil perdagangan getah karet yang saat itu membuat daerah Manaus menjadi kaya raya. Arsiteknya, Celestial Sacardim mengadopsi gaya Renaisans untuk eksterior Teatro Amazonas. Materialnya sengaja didatangkan dari seluruh dunia. Perabotannya dipesan di Paris, pualamnya didatangkan dari Italia, sedangkan bajanya buatan Inggris. Kubahnya sendiri dilapisi 36000 lembar keramik dengan warna-warna bendera Brazil.

Teatro Amazonas mampu memuat 701 penonton. Interiornya didekorasi oleh Domenico de Angelis, pelukis terkenal Italia. Tempat ini sempat ditutup selama 90 tahun. Pemerintah Manaus tak mampu membiayai pemeliharaannya akibat kejatuhan ekonomi setelah maraknya industri karet sintetis. Teatro Amazonas kemudian dibuka lagi pada tahun 2001.


5. Hungaria State Opera House, Budapest, Hongaria

Hungaria State Opera House
Sumber Foto : merdeka.com

Gedung opera yang satu ini terkenal karena pertunjukan musik akustik yang sering diselenggarakan di sana. Gedungnya sendiri sering disebut-sebut sebagai salah satu mahakarya arsitektur. Miklos Ybl, arsitek terkemuka pada abad 19 mendesain gedung yang dibangun pada tahun 1875 ini dengan perpaduan gaya neo-renaisans dan baroque yang mengagumkan. Dekorasi interiornya ditangani oleh seniman-seniman ulung. Salah satu langit-langitnya dihiasi lukisan 9 Muses, dewi-dewi kesenian Yunani yang dibuat oleh Bertalan Szkely dan Mor Than. Ada juga lukisan fresko karya Kroly Lotz yang diterangi oleh lampu gantung raksasa seberat 3050 kilogram.

Di gerbang depan gedung opera yang memiliki nama resmi Magyar llami Operahz ini terdapat patung Franz List dan Ference Erkel. Keduanya adalah komponis terkenal Hongaria. Erkel juga berjasa menggubah lagu kebangsaan negara tersebut.


6. Palais Garnier, Paris, Prancis

Palais Garnier
Sumber Foto : merdeka.com

Bagi yang akrab dengan kisah Phantom of the Opera pasti sudah tak asing lagi dengan gedung yang satu ini. Palais Garnier merupakan tempat persembunyian Erik, si jenius musik bertopeng rekaan Gaston Leroux tersebut. Gedung opera tersebut merupakan hasil rancangan arsitek Charles Garnier. Karena itulah namanya diabadikan sebagai nama gedung tersebut. Gedung ini dibangun sejak tahun 1861 dan rampung pada tahun 1875. Arsitektur bangunan ini banyak dipuji karena keindahan detailnya.

Tangga utama di dalamnya merupakan salah satu bagian paling megah dari interior Palais Garnier. Tangga tersebut dibuat dari pualam dan dihiasi patung-patung klasik. Auditoriumnya dihiasi dengan lukisan-lukisan indah dan lampu kristal seberat 7 ton yang tergantung di tengah-tengah ruangan. Langit-langitnya juga dipenuhi lukisan yang menggambarkan sejarah perkembangan seni musik dunia.

Itulah 6 Gedung Opera Paling Megah Di Dunia semoga menambah kekaguman anda.

Baca Juga :