Tampilkan postingan dengan label pakistan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pakistan. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Januari 2015

Militant Attack Knocks Out Electrical Power For 140 Million Pakistanis

Reuters/Zahid Hussein

The Guardian: Massive power failure plunges 80% of Pakistan into darkness

* Rebels blamed for breakdown of power transmission line on Sunday
* Huge blackout is latest reminder of the country’s chronic problems

WNU Editor: Pakistan's militant groups are now attacking Pakistan's infrastructure. This conflict has now escalated to an entire new level.

More News On Militant Attack That Knocked Out Electrical Power For 140 Million Pakistanis

Rebels Tied to Blackout Across Most of Pakistan -- NYT
Power breakdown plunges Pakistan into darkness -- AFP
Pakistan works on power blackout after 'rebel attack' -- BBC
Power outage plunges Pakistan into darkness -- Al Jazeera
Pakistan Restores Power After Blast Blacks Out 80% of Country -- Bloomberg
Pakistan plunges into darkness as attack leaves 140mn without power -- SKY News
Pakistan plunges into darkness as attack leaves 140mn without power -- RT

Jumat, 02 Juli 2010

Kalaash, Dunia Terpencil Yang Mempesona

Kalaash, Dunia Terpencil Yang Mempesona


Kalaash

Pernah membayangkan berada di lokasi yang terpencil di dunia dimana jauh dari keramaian kota dan polusi produk manusia? Nggak ada televisi, radio, nggak bisa nge-blog (boro-boro ada internet). Tapi mungkin saja kedamaian bisa ditemukan di sana.Kalaash adalah tempat yang sangat mempesona. Berlokasi di ujung paling utara Pakistan, lokasi ini benar-benar terisolasi dari dunia luar. Tidak ada televisi, radio, apalagi internet.

Lembah Kalaash berada di kota Chitral, tempat bermukim orang-orang Kalaash, yang sebagian masyarakat Pakistan menyebut mereka sebagai black infidels. Di Chitral orang-orang Kalaash adalah satu-satunya kelompok non-muslim dan masih menyembah berhala (patung).Pakaian mereka baik laki-laki maupun wanitanya, panjang-panjang dan berwarna hitam dan mereka mengepang rambut mereka dengan cara yang unik, memakai kalung manik-manik dan hiasan-hiasan di kepala.

Kalaash

Kalaash

Konon, orang-orang Kalaash ini adalah keturunan dari Alexander Agung (Alexander The Great), pahlawan besar dari masa 2000 tahun yang lalu. Mereka tidak memiliki warna kulit zaitun kecokelatan seperti orang Pakistan dan daerah Utara kebanyakan. Mereka justru lebih mirip orang Eropa, mata berwarna biru dan hijau, dan rambut dengan warna-warna muda.Di Chital mereka punya cara hidup sendiri, kepercayaan (animisme) sendiri, bahasa, ritual-ritual dan kegiatan, dan identitas yang tersendiri pula. Kabarnya orang-orang Kallash ini sangat ramah, dan seperinya tidak akan ada masalah jika lokasi ini menjadi lokasi impian untuk dikunjungi.

Kalaash

Kalaash

Kalaash