Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 November 2012

10 Pantai Pasir Hitam Terindah di Dunia

10 Pantai Pasir Hitam Terindah di Dunia

Pantai sebagai obyek wisata indah untuk dikunjungi, pantai dengan pasir putih bersih terlihat sebagai pantai yang sangat indah, tapi ternyata pantai dengan pasir hitam juga mempunyai keindahan dan keeksotisan tersendiri. Bahkan tak jarang, keindahanya bisa mengalahkan pantai dengan pasir yang putih.

Berikut daftar 10 pantai pasir hitam terindah di dunia

1. Punaluu Beach, Hawaii


2. Waianapanapa Black Sand Beach, Maui


3. Honokalani Black Sand Beach, Maui


4. Oneuli Beach, Maui


5. Black Sand Beach, California


6. Kaimu Beach, Hawaii


7. Kehena Beach, Hawaii


8. Pololu Valley Beach, Hawaii


9. Black Sand Beach, Prince William Sound, Alaska


10. Vik Beach, Iceland
 



sumber

10 Tempat Favorite Wisata Di Bali

Tempat wisata yang ada di Bali sangatlah banyak dan cocok banget untuk dikunjungi bagi anda yang haus akan wisata. Kini pulau Bali telah menyihir para wisatawan domestik maupun mancanegara karena keindahan alam dan keunikan budaya yang dimilikinya.

Letaknya yang strategis, Bali berada di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok (NTB). Ibukota provinsinya ialah Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia. Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura adalah sebutan lain dari Pulau Bali.

Untuk mengetahui dan memudahkan anda dalam mencari tempat wisata yang ada di pulau Dewata, berikut kami rangkum daftar objek pariwisata untuk liburan di Bali :

1. Pantai Kuta
Pantai Kuta, Tempat Wisata Favorit di Bali

Kuta terletak di Kabupaten Badung, berjarak 1,5 km dari Airport Ngurah Rai dan bisa ditempuh dengan 5 menit saja dan 20 menit dari pusat kota denpasar. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur. Pantai kuta terletak di selatan pulau bali.

2. Pantai Sanur
2. Pantai Sanur
Pantai Sanur adalah sebuah tempat pelancongan pariwisata yang terkenal di pulau Bali. Tempat ini letaknya adalah persis di sebelah timur kota Denpasar. Pantai Sanur adalah lokasi untuk berselancar (surfing). Terutama ombak pantai Sanur sudah termasyhur di antara para wisatawan mancanegara. Tak jauh lepas Pantai Sanur terdapat juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian. Pantai Sanur juga dikenal sebagai Sunrise beach (pantai Matahari terbit) sebagai lawan dari Pantai Kuta.


3. Pantai Dreamland

Pantai Dreamland
Lokasi Dreamland Bali terletak di bukit Unggasan, satu jalur menuju Garuda Wisnu Kencana (GWK). Pantai dreamland letaknya sangat terpencil, dan sebaiknya bertanya kepada orang lokal disana setelah anda melewati GWK. Pantai Dreamland dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di sekitar pantai. Lokasi pantai ini berada dalam kompleks Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) yaitu sekitar 30 menit dari pantai Kuta.

4. Seminyak
Seminyak
Pantai seminyak (beberapa orang menyebutnya Pantai Dhyanapura) terletak dikawasan desa seminyak kecamatan kuta kabupaten badung, pantai ini memiliki pasir yang sangat lembut dan landai. Di dekat pantai ini terdapat banyak restorant, hotel maupun villa. sehingga banyak wisatawan mancanegara datang, pun juga wisatawan lokal. Lokasi pantai seminyak juga menjadi satu dengan pantai double six.

5. GWK
Patung Garuda Wisnu Kencana
GWK – Kepanjangan dari Garuda Wisnu Kencana, disimbulkan dengan patung dewa Wisnu yang berdiri tegak di bukit Unggasan. Patung dewa Wisnu memiliki tinggi 20 meter. Di tempat wisata GWK ini, para pengunjung bisa menikmati pemandangan dari matahari terbit dan matahari terbenam.

6. Pasar Sukawati
Pasar Sukawati adalah pasar Seni yang sangat terkenal sampai ke penjuru dunia. Pasar seni Sukawati terdapat di Desa Sukawati Kabupaten Gianyar. Jarak dari airport Denpasar sekitar 30 kilometer, yang dapat anda tempuh dengan mobil selama 45 menit. Pasar seni Sukawati sangat terkenal karena menjual pakaian dan kerajinan traditional khas Bali dengan harga yang sangat murah. Pakaian seperti Batik yang berciri khas Batik ornamen Bali.

7. Bedugul – Kebun Raya
Bedugul terletak di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan Bali. Jaraknya sekitar 62,6 km atau sekitar 1 jam 14 menit dari Bandara International Ngurah Rai dan 40 km dari Kota Singaraja lewat perjalanan darat. Bedugul menawarkan keindahan pemandangan alam daerah pegunungan dan danau.

8. Tanah Lot
Tanah Lot adalah salah satu obyek wisata terkenal di pulau Bali. Terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Jaraknya sekitar 13 km ke arah barat kota Tabanan. Dari Bandar udara Ngurah Rai dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam dengan kendaraan bermotor jika tidak terjadi kemacetan.

9. Nusa Dua
Terletak di paling ujung bagian tenggara pulau Bali, dan berjarak sekitar 40 kilometer dari kota Denpasar. Jika dari dari Bandara Internasional Ngurah Rai jaraknya kurang lebih 8 kilometer, atau sekitar tiga puluh menit perjalanan dengan menggunakan mobil.
Nusa Dua sebagai salah satu tempat wisata di Bali, sangat terkesan akan kemewahan dan sangat tertata rapi. Kebersihan sangat terjaga dan pepohonan terpelihara. Bagi anda yang menginginkan untuk menginap di hotel resort, maka tempat ini adalah tempat yang tepat buat anda pilih untuk menginap.

10. Art Centre
Art centre Bali atau Taman Budaya Bali ini adalah komplek bangunan dan stage yang didirikan untuk pementasan seni serta pengembangan seni Bali.

7 Sungai Terpanjang di Indonesia

7 Sungai Terpanjang di Indonesia



#7 Sungai Bengawan Solo
 
Sungai Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang yg ada di Pulau Jawa (namun bukan terpanjang di Indonesia ya gan). Panjang sungai ini mencapai 548 km. Hulu sungai ini berada di daerah Pegunungan Kidul, Wonogiri (Jawa tengah) dan bermuara di Gresik (Jawa Timur). Adapun daerah yg dilewatin sungai ini mulai dari Wonogiri, Pacitan, Sukoharjo, Klaten, Surakarta, Sragen, Ngawi, Blora, Magetan, Madiun, Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan akhirnya Gresik.

 
#6 SUNGAI MAMBERAMO
  
Sungai Mamberamo merupakan sungai terpanjang di Papua, dengan total sepanjang 670 km. Sungai ini ada di Kabupaten Sarmi. Sungai ini punya potensi listrik bertenaga air terbesar di Indonesia dan bio etanol yg melimpah ruah gan. Kondisi geologinya juga sarat akan bahan galian seperti emas, tembaga, bauksit dan nikel. Jadi nggak heran kalo sungai ini disebut-sebut sebagai AMAZON-nya Indonesia.

 
#5 SUNGAI MUSI
 
Sungai Musi disebut juga sebagai Batanghari Sembilan, yg artinya Sembilan Sungai Besar. Panjang sungai ini mencapai 750 km dan membelah Provinsi Sumatera Selatan dari arah timur ke barat termasuk membelah kota Palembang. Kalo jembatan yg membelah Sungai Musi ini namanya Jembatan Ampera gan. Jembatan ini panjangnya lebih dari 1 km dan lebar kurang lebih 22 m. Diresmi'in sama presiden RI yg pertama dan bahkan menjadi jembatan terbesar pada masa itu.

 
#4 SUNGAI BATANGHARI
  
Sungai Batanghari merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera dengan total panjang mencapai 800 km. Sungai yg ada di Provinsi Jambi ini sebenernya potensial dijadiin "river cruise" alias pesiar sungai. Kan keren tuh gan, sore-sore sambil nikmatin sunset naek pesiar di atas sungai. Cuman sayangnya belom ada pegelolaan yg mantap.

 
#3 SUNGAI BARITO
  
Sungai Barito merupakan sungai terpanjang ketiga di Indonesia dengan total panjang 900 km gan. Sungai ini ada di Provinsi Kalimatan Selatan. Satu hal yg unik dari sungai ini adalah kegiatan pasar terapung. Jadi transaksi antara penjual dan pembeli terjadi di atas perahu-perahu kecil gitu. Ane pernah ke Banjarmasin tp belom liat sungai dan aktivitas pasar terapung ini gan, one day maybe.

 
#2 SUNGAI MAHAKAM
  
Nah, kalo yg ini sungai di kota ane gan yaitu Sungai Mahakam. Sungai sepanjang 920 km ini punya hulu di Kecamatan Long Apari (di Kab. Kutai Barat sana gan) dan bermuara di Selat Makassar. Sebenernya kalo dikelola dengan maksimal, bukan mustahil wisata pesiar juga bisa dieksplor dari sungai ini. Soalnya makin ke hulu makin eksotis gan. Dulu, di sungai ini ada satwa yg dilindungi yaitu lumba-lumba air tawar atau lebih dikenal dengan Ikan Pesut. Tapi sekarang sepertinya udah jarang banget ditemuin gan, ane aja puluhan taon hidup di Samarinda belom pernah liat sosok aslinya ikan pesut mahakam seperti apa. Kalo di Samarinda, Sungai Mahakam ini membelah Samarinda dengan Samarinda Seberang.

 
#1 SUNGAI KAPUAS
 
 Dan sungai terpanjang di Indonesia adalah Sungai Kapuas. Sungai yg ada di Provinsi Kalimantan Barat ini punya total panjang 1.178 km. Sungai yg juga dikenal dengan nama Sungai Batang Lawai ini merupakan urat nadi kehidupan masyarakat terutama masyarakat Dayak dan Melayu yg tinggal di sepanjang aliran sungai ini gan.


Kamis, 01 November 2012

Unik - Taman Vertikal Di Italia

Unik - Taman Vertikal Di Italia, Biasanya suatu taman berguna untuk untuk mempercantik rumah. Taman umumnya terleak di halaman depan rumah. Weits… tapi berbeda dengan taman yang satu ini. Salah satu mall di Milan, Italia, membuat taman berbentuk vertikal menempel di dinding lho. Bahkan taman tersebut akhirnya dinobatkan sebagai yang terbesar di dunia.
Taman raksasa itu terdiri dari 44 ribu tanaman yang berjajar di dinding 1.263 meter persegi. Siapakah pembuatnya? Yup, arsitek asal Perancis, Francesco Bollani, bersama tim kreatifnya yang mendesain taman tersebut, kawan. Butuh satu tahun untuk menumbuhkan tanaman di rumah kaca dan 90 hari untuk membangun fasad-nya.


Taman unik ini diresmikan pada 2010 yang lalu, bahkan taman tersebut akhirnya dinobatkan sebagai yang terbesar di dunia dan masuk Guinness Wold Records. Amazing! Rekor sebelumnya dipegang oleh taman vertikal di Madrid, Spanyol, yang luasnya 844 meter persegi. Sedangkan taman model vertikal sudah diciptakan sejak pada 1923.
Nggak hanya mempercantik penampilan mall tersebut, taman vertikal ini juga memiliki keuntungan untuk lingkungan sekitarnya lho, yaitu menekan suhu udara di dalam gedung dengan menyerap cahaya matahari langsung. Selain itu juga menyerap karbondioksida dan mampu meredam kebisingan, kawan.
Yuk, mencoba membuat taman vertikal ini di rumah tapi jangan lupa harus ijin orang tua dulu ya.

Sumber

Rabu, 03 Oktober 2012

10 Tempat Wisata Paling Populer di Indonesia

10 Tempat Wisata Paling Populer di Indonesia

 Ini dia 10 Tempat wisata di Indonesia yang menarik :

1. Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat

 Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa dan pecinta alam dari mancanegara. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Pada Juli, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja. 


2. Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur

Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba satu-satunya yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer). 


3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat

Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya.


4.kawah ijen , jawa timur

Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari. 


5. Carstensz Pyramid, Papua

Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.


6. Gunung Anak Krakatau, Jawa Barat

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa.


7. Gunung Bromo, Jawa Timur 




Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.


8. Gunung Kelimutu, Nusa Tenggara Timur


Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu. 


9. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara

 
 
Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.


10. Danau Toba, Sumatra Utara

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau vulkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Senin, 24 September 2012

Unik! Ada Danau di Atas Danau


Faroe - Pemandangan yang tak biasa ada di Kepulauan Faroe, Denmark. Bayangkan saja, di sini terdapat sebuah danau yang berada di atas danau lainnya. Kok bisa, ya?

Jika traveling ke Denmark, coba sempatkan untuk mampir ke Faroe. Ya, kepulauan ini adalah salah satu tempat cantik di dunia yang juga dikenal dengan pemandangannya yang mirip suatu tempat di negeri dongeng. Pulau ini berada di antara Islandia dan Norwegia. Sekelilingnya adalah perairan Samudera Atlantik.


Di kepulauan tersebut, ada Pulau Vagar yang punya danau unik. Namanya Leitisvatn, ini adalah danau terbesar di Kepulauan Faroe. Dari Amusing Planet, Senin (24/9/2012), luas danau ini sekitar 3,4 km persegi.


Yang membuat danau ini unik tentu karena pemandangannya. Jika dilihat sepintas, danau ini seperti memiliki dua susun permukaan air. Satu permukaan ada di bawah dengan ukuran yang cukup luas dan satu lagi di atasnya dengan ukuran yang lebih kecil. Terdengar agak mustahil memang, tapi itulah yang bisa Anda saksikan di sini.


Namun ternyata, hal itu hanyalah ilusi belaka. Pemandangan alam yang terlalu cantik di Danau Leitisvatn memang selalu mampu menghipnotis tiap pengunjungnya. Sekilas memang danau ini seperti dua tingkat, tapi jika dilihat secara seksama sebetulnya tidak.


Danau yang berada hanya 30 mdpl ini memang terbelah dengan sebuah bukit. Jika Anda melihat dari posisi yang lebih tinggi, danau ini terlihat seperti memiliki dua tingkat. Ini karena bentuk bukit yang tingginya sekitar 100 meter tersebut agak tegak.


Keunikan ini mampu membuat Danau Leitisvatn menjadi sangat terkenal. Banyak wisatawan yang penasaran dengan foto-foto danau cantik ini yang sudah terlebih dahulu tersebar di internet. Kebanyakan dari mereka ingin datang untuk membuktikan sendiri pemandangan yang ada di sana.


Seiring tenarnya Danau Leitisvatn, muncul konflik di antara penduduk desa setempat, karena nama danau diambil dari satu nama desa saja. Padahal danau ini masuk juga ke dalam kawasan desa yang lainnya. Walaupun begitu, nama Danau Leitisvatn sudah terlanjur terkenal. Namun, untuk saling menghormatinya, penduduk setempat sepakat untuk menyebutnya dengan nama Vatni yang berarti danau.

Berikut kumpulan fotonya :

Danau benar-benar terlihat seperti bertingkat


Pemandangan terlihat dari ketinggian


Jika Anda menganggao ini danau bertingkat, berarti Anda salah


Pemukiman penduduk di tepi danau

Selasa, 22 November 2011

Apa Setelah Pengakuan UNESCO?


Apa Setelah Pengakuan UNESCO?

Ignatius Haryanto  PENELITI, DIREKTUR EKSEKUTIF LSPP
Sumber : KOMPAS, 23 November 2011


Patutlah kita bersyukur. Akhirnya Pulau Komodo masuk sebagai bagian dari Tujuh Keajaiban Dunia dewasa ini. Ini bukan kali pertama bangsa dan Pemerintah Indonesia lebih senang berebut pengakuan dari luar ketimbang memperhatikan secara khusus dari dalam atas sejumlah warisan budaya dan keunikan geografis yang ada di Indonesia.

Di luar ribut-ribut soal Pulau Komodo yang jatuh pada komodofikasi, komodifikasi atas komodo, kita mengikuti pemberitaan bagaimana Pemerintah Indonesia ingin mengajukan tiga naskah kuno ke dalam daftar Ingatan Dunia 2011 UNESCO. Ketiga dokumen itu ialah Babad Dipanagara, Nagarakertagama, dan Naskah Drama Mak Yong (Kompas, 15/11/2011).

Sementara itu, situs Muaro Jambi yang terancam hancur karena penambangan juga telah lama diajukan sebagai bagian dari warisan budaya dunia UNESCO (Kompas, 14/11/2011). Tari Saman saat ini pun sedang menanti pengakuan dari UNESCO yang sebentar lagi akan melaksanakan sidang komite antarpemerintah di Bali (Kompas, 31/10/2011).

Dalam kategori ini, Indonesia telah memiliki sejumlah kekayaan yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda: wayang, keris, batik, dan angklung. Menurut pengakuan salah seorang yang ikut terlibat dalam pengurusan administrasi ihwal pengajuan obyek budaya Indonesia ke UNESCO, masih banyak warisan tak benda lain yang juga akan didaftarkan kepada UNESCO.

Sebelumnya Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata pada April 2011 mengajukan delapan obyek pariwisata kepada UNESCO untuk mendapat pengakuan sebagai warisan budaya dunia. Delapan obyek pariwisata itu adalah Candi Trowulan (Jawa Timur), Candi Muaro (Jambi), Situs Batujaya (Jawa Barat), Candi Muara Takus (Riau), Kawasan Pegunungan Maros-Pangkep (Sulawesi Selatan), Bangunan Tradisional Nias Selatan, Tana Toraja (Sulawesi Selatan), dan Lanskap Budaya Bali (Kompas, 23/4/2011). Saat ini Indonesia telah memiliki tiga warisan yang telah diakui UNESCO: Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Situs Prasejarah Sangiran.

Apa yang kemudian terjadi ketika UNESCO sudah memberi pernyataan bahwa sejumlah kawasan di atas dan obyek budaya lain diakui sebagai warisan di tingkat internasional?

”Budaya” Tak Merawat Diri

Kompas terbitan 23 April 2011 menurunkan tulisan Muhidin M Dahlan yang mengajukan pernyataan tajam: bangsa ini ”bukan bangsa (bermental) perawat”. Disebutkan dalam tulisan itu kisah tragis koleksi buku milik Soekarno, Hatta, Adam Malik, kekayaan koleksi Perpustakaan Idayu yang didirikan Haji Masagung, yang lebih beredar di pasar toko buku bekas, ditinggalkan dalam kondisi tak terawat, atau habis berkalang tanah di sebuah gudang.

Saya setuju sekali dengan Muhidin tentang bangsa yang tak bermental perawat itu karena dari tulisannya kita mendapat gambaran sangat jelas. Buku yang jadi salah satu cermin peradaban suatu bangsa dan perpustakaan yang menjadi tempat pengumpul pengetahuan serta cerminan pengetahuan yang dihasilkan dari suatu zaman saja diperlakukan dengan demikian tak berharga; bagaimana kita akan menghargai dan mau merawat kebudayaan tradisional atau lanskap suatu wilayah yang lebih banyak dihargai wisatawan luar negeri ketimbang mereka yang datang dari dalam negeri sendiri?

Khusus tentang buku, bisakah kita menemukan sebuah perpustakaan terbaik di negeri ini yang memiliki koleksi informasi yang lengkap, baik koleksi tentang masa lalu maupun pengetahuan lengkap yang berkembang pada masa sekarang? Mohon maaf, menurut saya, tak satu pun perpustakaan di Indonesia yang bisa masuk dalam kategori ini.

Sekarang jika kita bicara warisan budaya dalam rupa candi, arsitektur tradisional, dan benda-benda budaya lain, apakah kita telah memiliki modal menjadi bangsa yang perawat tadi? Saya makin pesimistis melihatnya. Lihat saja Candi Borobudur yang katanya telah diakui sebagai warisan budaya dunia tadi.

Dengan segala maaf, terpaksa saya harus katakan bahwa di luar bangunan candi itu sendiri, apa beda kawasan itu dengan kawasan pasar malam? Rasanya tak ada. Untuk sebuah kawasan yang telah lama diakui sebagai warisan dunia, toh pemerintah entah pusat entah lokal terkesan tak peduli pada kondisi ketidaknyamanan para wisatawan.

Situasi berantakan, kurangnya informasi yang menarik, ketidakprofesionalan pengelolaan kawasan, dan lain-lain adalah kondisi riil yang kita lihat saat-saat ini. Itu baru bicara candi yang kita anggap terbesar di Indonesia. Bagaimana dengan kawasan candi lain yang skalanya lebih kecil? Kita mungkin makin miris melihat kondisinya. Kita bisa masukkan unsur museum dalam deret yang sama.

Buat saya, tak perlu dulu kita buru-buru mendaftar aneka warisan budaya sebagai warisan dunia kepada UNESCO sebelum kita bisa membuktikan bahwa kita bisa merawat aneka warisan budaya tersebut sebagaimana mestinya. Kita tunjukkan kesungguhan kita merawat dahulu. Itu jauh lebih penting ketimbang memegang status sebagai warisan budaya dunia, tetapi malah menipu para wisatawan dan kalangan terpelajar lain datang ke tempat-tempat tersebut.

Saya malah curiga: pengakuan yang dimintakan dari luar negeri ini apakah bukan usaha melepaskan diri dari tanggung jawab Pemerintah Indonesia merawat aneka warisan budaya itu kemudian melemparkan tanggung jawab kepada lembaga internasional seperti UNESCO? Jika ini pola pikirnya, sungguh sesat perbuatan tersebut.

Sejumlah aneka warisan budaya selalu menghadapi masalah: seberapa ia menjadi relevan untuk kondisi sekarang, bagaimana ia membuat kebutuhan akan adanya pelihat baru terus-menerus, bagaimana membuat warisan budaya ikut beradaptasi dalam kondisi yang terus berubah (kita kandangkan saja semua ini dalam istilah kondisi globalisasi, kondisi masyarakat digital), apakah ada orang-orang ahli yang memiliki kesadaran dan kemampuan memadai untuk mengelola aneka warisan itu?

Saya kaget ketika mendengar data bahwa pengelola museum di seluruh Indonesia kurang dari 10 persen yang berpengetahuan memadai atas urusan museum. Yang biasa terjadi adalah mutasi pejabat dari satu sektor ke sektor permuseuman karena yang bersangkutan menjelang pensiun, atau orang yang betul-betul buta ihwal museum (di sejumlah tempat permuseuman dikelola oleh mantan pejabat keuangan) dan kemudian yang dilakukannya pun tidak maksimal (bahkan sejumlah koleksi malah berpindah tangan secara komersial).

Di sinilah kita harus memperbanyak orang yang memiliki keahlian pengelolaan warisan budaya tersebut. Kehadiran ahli perpustakaan untuk mengelola aneka informasi dan karya ekspresi bangsa juga patut disejajarkan dalam semangat ini.

Apa motivasi perlombaan aneka budaya untuk didaftarkan tadi? Untung finansial secara 
langsung dengan mendapat bantuan perawatan warisan budaya tersebut? Bangsa yang bermartabat tak perlu minta bantuan perawatan ke tempat lain.●