Selasa, 15 Januari 2008

The Bravery Of Iraqis

From Michael Totten:

Iraqi Army soldiers have a terrible reputation for cowardice and corruption – especially in Baghdad – but it’s unfair to write them all off after reading the news out of Iraq’s capital Sunday. Three Iraqi Army soldiers tackled a suicide bomber at an Army Day parade and were killed when he exploded his vest.

While embedded with the United States Army and Marines I heard over and over again that the Iraqi Army and Iraqi Police have improved a lot in the past year. This is encouraging, on the one hand, but at the same time it is worrisome. If they are as bad now in some places as I’ve seen myself, they must have really been something in 2005.

At the War Eagle outpost in Baghdad’s Graya’at neighborhood, I was told by a military intelligence officer that the most likely reason we weren’t under mortar attack is because huge numbers of Moqtada al Sadr’s radical Mahdi Army militiamen had infiltrated the ranks of Iraqi Army soldiers who shared the base with us.

Read more ....

My Comment: An uplifting article, but at the end of the Commentary article the point is made that the Iraq Army will not be able to properly police and secure the region for the next two years. Yup ..... Americans are going to be in Iraq for a very long time.

Militant Groups Slip From Pakistan's Control

From the International Herald Tribune:

ISLAMABAD, Pakistan: Pakistan's premier military intelligence agency has lost control of some of the networks of Pakistani militants it has nurtured since the 1980s, and is now suffering the violent blowback of that policy, two former senior intelligence officials and other officials close to the agency say.

As the military has moved against them, the militants have turned on their former handlers, the officials said. Joining with other extremist groups, they have battled Pakistani security forces and helped militants carry out a record number of suicide attacks this year, including some aimed directly at army and intelligence units as well as prominent political figures, possibly even Benazir Bhutto.

Read more ....

Additional Coverage And Analysis from Belmont Club.

My Comment: Both articles accurately outline how another country's policies and actions may initially be isolated within their own borders and neighboring countries ....... but when it comes to militant islam we now have a result that attacks on other countries which are thousands of miles away are bringing pain and grief back to host countries of terror such as Pakistan ........ 911 being a perfect example of this blowback.

The years when groups like Al Qaeda have enjoyed autonomy in these regions are now coming to a close. Unfortunately, for the next few decades Pakistan will now be experiencing violence and turmoil from this past policy of appeasement and accommodation of extremists.

Manifesto Blawgger Indonesia

“KOPI DARAT” DAN RENCANA PELUNCURAN RESMI
INDONESIAN BLAWGGER NETWORK (IBN)

”I was confirmed in my conviction that it was not impossible to practise law without compromising truth. Let reader, however, remember that even truthfulness in the practice of the profession cannot cure it of the fundamental defect that vitiates it”

– Mahatma Gandhi –


New Delhi - Ditandai dengan penetapan “Hari Blogger Nasional” setiap tanggal 27 Oktober yang dicanangkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh, dalam acara Pesta Blogger 2007, telah menjadikan fenomena World Blogging di Indonesia kian hari kian marak. Menurut catatan terakhir, dari 88 juta Blogger di seluruh dunia, saat ini terdapat kurang lebih 130.000 Blogger Indonesia yang turut meramaikan lalu-lintas dunia maya dari seluruh penjuru belahan dunia.

Perjalanan dalam mengarungi dunia perbloggingan ini pun bagi saya pribadi belumlah lama, yaitu baru akan menginjak tahun ketiga pada akhir Februari mendatang. Namun demikian, manfaat dan perkembangan informasi pengetahuan dan jaringan yang saya peroleh dapat dikatakan jauh lebih besar dibandingkan dengan waktu yang saya luangkan dalam mengelola blog ini.

Demi memperoleh manfaat yang lebih maksimum dan terarah, maka saya sengaja mendedikasikan blog ini khusus sebagai spesialisasi Blog Ilmu Hukum dan seputarnya. Mulai dari perkembangan Hukum Tata Negara (HTN), Hak Asasi Manusia (HAM), Hukum Internasional, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Hukum Acara, Perbandingan Hukum, Politik Hukum, Pendidikan Hukum, Info Hukum, hingga hal-hal terkait hukum yang dapat dijadikan kebanggan bangsa Indonesia atas peran dan prestasinya di level internasional, kerap kali menjadi tema sentral dalam tiap-tiap artikelnya.

Oleh karena itu, penamaan Blog ini telah termodifikasi menjadi Blawg (Law Blawg) yang berarti Blog Hukum, sebagaimana digunakan oleh negara-negara maju yang telah terlebih dahulu memanfaatkan fasilitas ini sebagai sarana saling menimba dan mengail ilmu hukum melalui dunia maya. Dengan demikian, penamaan terhadap pengguna blog atau biasa disebut dengan Blogger, secara otomatis berubah menjadi istilah Blawgger (Law Blogger).

Blawgger Campaign

Ajakan - atau mungkin lebih tepat dikatakan sebagai sebuah bentuk kampanye - untuk memanfaatkan blog sebagai sarana pendidikan dan kemajuan reformasi hukum di Indonesia terhadap mereka yang giat, tertarik dan/atau terlibat dengan bidang hukum, telah dikumandangkan pada peringatan satu tahun berjalannya Blawg ini. Memang awalnya terasa sangat janggal apabila kita membaca tulisan, artikel, atau penelitian tentang ilmu hukum yang justru dapat mengerutkan kening kita sendiri.

Namun demikian, seiring dengan berjalannya waktu dengan mencoba untuk tetap bertahan di tengah-tengah pusaran isu seputar pemahkotaan blog selebritis (celebrity blog), akhirnya apresiasi terpendam terhadap kehadiran blog hukum mengemuka. Berbagai tanggapan yang cukup serius melalui email, pesan singkat, maupun diskusi online yang mendarat di layar komputer saya terhadap berbagai topik hukum yang dihadirkan di dalam Blawg ini, menjadi bumbu insipirasi dan memupuk kepercayaan diri untuk terus mengembangkan media ini. Sebagai sebuah blog hukum yang berpakaian cukup sederhana, namun jika dilihat dari jumlah pelanggan tetap blog ini, ternyata menunjukan suatu bukti bahwa minat masyarakat Indonesia terhadap hukum terbilang cukup tinggi, khususnya datang dari kalangan mahasiswa, peneliti, dan akademisi kampus.

Tumbuhnya para Blawgger Indonesia belakangan ini ibarat cendana di musim hujan. Komunikasi yang terbentuk antara saya secara personal dengan beberapa Blawgger lainnya telah menumbuhkan suatu ikatan erat dengan tumpuan minat dan bidang yang sama, yaitu hukum. Adalah Anggara yang selama ini telah menjadi rekan setia saya dalam mendiskusikan hal-hal seputar atmosfer blog hukum di Indonesia (Indonesian Blawgosphere). Namun disayangkan tepat pada Juni tahun lalu, ketika saya berada di Indonesia, pertemuan semi-formal dengannya terpaksa tidak dapat dilakukan mengingat keterbatasan dan padatnya waktu masing-masing.

Kini, dengan tebentuknya formasi Indonesian Blawgger Network (Jaringan Blawgger Indonesia) sebagai upaya untuk mengunifikasikan para Blawgger Indonesia yang terserak, serta kehadiran dua Profesor Blawg Indonesia, menjadikan komunitas Blawgger Indonesia kian berwarna. Forum diskusi terbuka melalui mailing list ”IndoBlawgger” antara para Blawgger Indonesia guna membahas hal-hal seputar blog dan hukum telah pula dikembangkan. Bahkan dalam waktu dekat ini, atas inisatif dari rekan Anggara, untuk pertama kalinya para Blawgger Indonesia akan bertemu secara langsung untuk ”kopi darat” guna saling mengenal lebih jauh dan membicarakan masa depan Indonesian Blawgger Network (IBN).

Pertemuaan ini direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 2 Februari 2008 mendatang bertempat di salah satu meeting point di Jakarta. Adapun hingga saat ini, sebagian besar Blawgger Indonesia sudah dipastikan akan hadir guna memenuhi pertemuan tersebut, baik mereka yang berprofesi sebagai Pengacara, Notaris, Jurnalis, maupun Mahasiswa Hukum. Jika persiapan dan kesedian para Blawgger Indonesia ini cukup besar, maka kami berencana pula untuk menghadirkan Profesor Blawg Indonesia dalam pertemuan tersebut.

Akankah beberapa hal di atas menjadi cikal bakal terbentuknya cita negara hukum Indonesia yang ditopang penuh oleh keberadaan para Blawgger Indonesia? Semoga saja kontribusi kecil ini dapat menjadi oase di tengah tandusnya alam hukum Indonesia di era global village sekarang ini.

Indonesian Blawg Review

Untuk menambah informasi keberadaan para Blawgger Indonesia bagi para penggiat hukum lainnya, maka mulai saat ini saya akan mencoba untuk meluangkan waktu guna memberikan ulasan sekaligus memperkenalkan sang Blawgger kepada khalayak ramai. Hal ini dimaksudkan semata-mata selain sebagai bentuk apresiasi khusus juga dapat dipergunakan untuk memudahkan semua pihak dalam pencarian informasi dan materi-materi seputar hukum.

Adapun kriteria ulasan ditujukan kepada para Blawgger yang memiliki dominan isi Blawg mengenai hal-hal yang tekait dengan hukum dan mampu memberikan pencerdasan dan pengetahuan seputar hukum kepada masyarakat Indonesia maupun masyarakat Internasional, baik itu disampaikan dalam bahasa formal maupun informal. Ulasan dapat dilakukan terhadap Blawg yang bersifat akademis murni hingga coretan ringan seputar hukum; ataupun terhadap mereka yang berprofesi sebagai Juris hingga mereka yang masih berstatus Mahasiswa hukum sekalipun.

Dengan demikian, diseminasi terhadap permasalahan dan materi hukum akan menjadi lebih mudah diperoleh oleh siapa pun di masa yang akan datang, khususnya bagi mereka yang sedang berada di luar Indonesia sebagaimana keluh-kesah yang menjadi pengalaman banyak pihak selama ini.

Menutup tulisan ini, saya menyampaikan ucapan selamat atas rencana peluncuran Indonesian Blawgger Network secara resmi pada awal Februari mendatang. Tentunya kita semua berharap agar pertemuan tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang berarti bagi kemajuan dan perbaikan hukum di tanah air.

Maju Terus Blogger Indonesia; Blawgger Indonesia, Bersatu!

“Jus est norma recti; et quicquid est contra normam recti est injuria”.

Salam Hangat,

Pan Mohamad Faiz
Blawgger Indonesia

# Baca juga Artikel terkait lainnya: #

1. Satu Tahun Peringatan Blog Hukum
2.
Ketika Profesor Blawg Indonesia Ikut Turun Layar

***

HADIRILAH: ”Kopi Darat Blawgger Indonesia”:

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 2 Februari 2008
  • Tempat: Meeting Point di Jakarta (info terbaru akan diupdate)
  • Acara: Perkenalan, Ramah-Tamah, Diskusi Ringan, dsb.
Bagi mereka yang membutuhkan informasi lebih lanjut, berminat hadir atau sekedar ingin memberikan dukungan, dapat menghubngi Contact Person berikut ini:
  1. Perwakilan Dalam Negeri: Anggara
  2. Perwakilan Luar Negeri: Pan Mohamad Faiz
Kegiatan ini didukung oleh para Blawgger Indonesia sebagai berikut:


Senin, 14 Januari 2008

Suicide Attack On Afghan Luxury Hotel Kills Seven

Attack On Luxury Kabul Hotel -- Breitbart

Suicide Attack On Afghan Luxury Hotel Kills Seven -- Reuters

Attack On Kabul Luxury Hotel Kills 6 -- Yahoo News

Militants Hit Kabul Luxury Hotel -- CNN News

Taleban Attack Kabul Luxury Hotel -- BBC

Taliban Says It Attacked Hotel In Kabul -- International Herald Tribune

Military History Carnival #10

For fans of military history, the 10th Carnival of Military history can be read at the "Walking The Berkshires" blog page.

There are a number of good links to look at.

Kenyan Opposition Refuses To Budge

From CNN:

NAIROBI, Kenya (CNN) -- Opposition leader Raila Odinga said Sunday his Orange Democratic Movement members plan to sit on the government side of parliament when it reconvenes Tuesday.

Odinga has said that he is prepared to call for strikes, boycotts and civil disobedience.

"The standing orders are very clear," he said. "They say the majority party is the government party. We are the majority party, and therefore we are going to be sitting on the government side, because we expect the minority party to sit on the opposition benches."

Odinga vowed not to call off further planned protests, which have racked the nation since last month's disputed presidential election. He added that he is prepared to call for strikes, boycotts and civil disobedience as well in his continuing effort to pressure Kenyan President Mwai Kibaki, whom he accuses of trying to steal the election.

Read more .....

My Comment: Two different ethnic groups. One in power, the other not. A stolen election. Riots and ethnic cleansing. Next door to Rwanda that has already experienced genocide. This is a perfect text-book case of how war, civil war, and genocide starts.

Publius Pundit has more.

Iraq War Updates -- January 14, 2008

US Military Deaths In Iraq At 3,923 -- Yahoo News

Sunni Judge Assassinated In Baghdad -- Yahoo News

Turkish PM Says Iraq Operations May Be Extended -- Reuters

Iraq Announces The Defeat Of al-Qaeda Is At Hand, Time To Celebrate -- Strata Sphere

Ceremony Mourns Victims Of Iraq's "Anfal" Genocide -- Reuters

Uncertainty Surrounds New Iraqi de-Baathification Law -- International Herald Tribune

Former Iraq Baathists Skeptical Of Law -- Yahoo News

Newsweek Declares Iraq A Lost Cause For Surrendercrats -- Strata-Sphere

253 Terrorists Captured Or Killed In Operation Phantom Phoenix -- Gateway Pundit

U.S. Says 60 Killed In Offensive Against al Qaeda In Iraq -- Yahoo News

Iraq: Snow in Baghdad -- Global Voices Online

Commentary: Contra Sullivan On The Surge: A Small Wars Perspective -- Stephen Bainbridge



More News and Comments -- Iraq Pundit